SMK SMSR Ubud merupakan sebuah sekolah yang berlokasi di Jalan Sanggingan, Campuhan, Ubud. Di kalangan masyarakat dan dunia usaha/dunia industry dikenal dengan nama SMK Ratna Wartha Ubud. Sekolah ini mulai beroperasi sejak diterbitkannya Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Depdikbud Propinsi Bali Nomor 2/I 19/Kep/I.89 Tanggal 9 Januari 1989 tentang Ijin Operasional Pendirian Sekolah. SMSR merupakan singkatan dari Sekolah Menengah Seni Rupa, seiring dengan kebijakan pemerintah pada waktu itu dan sekolah menengah kejuruan tidak begitu dikenal oleh masyarakat maka tidak menggunakan nama SMK tetapi langsung SMSR Ubud. Sekolah ini dulunya mempunyai program keahlian seni rupa dan pernah menjadi salah satu sekolah favorit para seninam pada saat itu karena hasil seni khususnya lukisan masih sangat diminati baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dari orang yang mempunyai keahlian dalam bidang seni rupa. Namun hal itu tidak terus terjadi, dalam perjalanannya sekitar tahun 2004 – 2006, peminat seni rupa terus menurun seiring terjadinya perubahan minat wisatawan yang datang ke Ubud. Mereka sudah mulai tidak begitu tertarik dengan hasil seni dan cenderung lebih menekankan pada minat hotel akomodasi dan puncaknya pada tahun 2007 sekolah ini sampai tidak mempunyai siswa sesuai persyaratan jumlah peserta didik dalam 1 ruangan.

SMK SMSR Ubud dipimpin oleh Bapak Drs. I Nyoman Kasta, M.Pd.H. berdasarkan Surat Keputusan Ketua Yayasan Ratna Warta Ubud Nomor 2/I/Y/RW/SK/1998 yang ditanda tangani oleh Bapak Ketua Yayasan Ratna Wartha Ubud Drs. Tjokorda Putra Sukawati. Setelah mengajukan permohonan pembukaan program keahlian Akomodasi Perhotelan maka pada tanggal 1 Agustus 1998 SMK SMSR Ubud membuka Program Keahlian Akomdodasi Perhotelanberdasarkan Surat Rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar Nomor 739/143/Dispen Tanggal 31 Januari 2008. Walaupun sudah tidak memiliki peserta didik dengan kompetensi keahlian seni rupa dan hanya mempunyai peserta didik dengan kompetensi keahlian Akomodasi Perhotelan tetapi nomenklatur sekolah tetap seperti semula yaitu SMK SMSR Ubud karena memang sesuai aturan meskipun merubah program keahlian tetapi nama sekolah tidak boleh dirubah.  

Dengan telah dimilikinya izin penyelenggaraan Program Keahlian Akomodasi Perhotelan maka sekolah ini mulai menerima peserta didik Program Keahlian Akomodasi Perhotelan dengan data perkembangan peserta didik sebagai berikut :

  1. Tahun pelajaran 2008/2009 jumlah peserta didik sebanyak 30 orang
  2. Tahun pelajaran 2009/2010 jumlah peserta didik sebanyak 141 orang
  3. Tahun Pelajaran 2010/2011 jumlah peserta didik sebanyak 348 orang
  4. Tahun pelajaran 2011/2012 jumlah peserta didik sebanyak 633 orang
  5. Tahun pelajaran 2012/2013 jumlah peserta didik sebanyak 807 orang
  6. Tahun pelajaran 2013/2014 jumlah peserta didik sebanyak 965 orang
  7. Tahun pelajaran 2014/2015 jumlah peserta didik sebanyak 976 orang
  8. Tahun pelajaran 2015/2016 jumlah peserta didik sebanyak 1.058 orang
  9. Tahun pelajaran 2016/2017 jumlah peserta didik sebanyak 1.074 orang
  10. Tahun pelajaran 2017/2018 jumlah peserta didik sebanyak 1.126 orang

Peserta didik di SMK SMSR Ubud rata-rata dari keluarga dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah yang berasal dari sekolah (SMP) negeri dan swasta terdekat. Sejak tahun pelajaran 2013/2014 penerimaan peserta didik baru dilakukan seleksi awal dengan interview dan tes Bahasa Inggris untuk mengetahui gambaran awal pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dimiliki oleh calon siswa baru.

Sekolah yang mempunyai visi : “Terwujudnya sikap dan prilaku kewirausahaan yang unggul, terampil, cerdas serta mampu bersaing dalam dunia industri berlandaskan budaya yang luhur” di dukung oleh tenaga pendidikan dan kependidikan sebanyak 82 Orang, dengan rincian guru sebanyak 78 orang dan pegawai tata usaha sebanyak 4 orang. Dari jumlah keselutuhan PTK sudah 90% memiliki kualifikasi Sarjana (S1) dan ada juga yang sudah melanjutkan ke jenjang S2.

Pada pelaksanaan Ujian Nasional tahun pelajaran 2010/2011 karena program keahlian Akomodasi Perhotelan yang dimiliki belum terakreditasi di Dinas Pendidikan Provinsi Bali maka peserta didik sejumlah 30 orang bergabung melakukan ujian ke SMK Negeri 1 Tampaksiring dan berhasil lulus semuanya. Hingga pada bulan Oktober 2011 Bapak Kepala sekolah dibantu oleh seluruh elemen sekolah mendaftarkan Program Keahlian Akomodasi Perhotelan untuk diakreditasi oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali hingga mendapat predikat akreditasi B (Baik) dan layak sebagai sekolah penyelenggara ujian nasional sehingga mulai tahun pelajaran 2011/2012 seluruh siswa SMK SMSR Ubud tidak lagi bergabung ke sekolah lain untuk melakukan ujian nasional.

Setelah terakreditasinya Program Keahlian Akomodasi Perhotelan yang dimiliki SMK SMSR Ubud berusaha untuk meningkatkan sarana prasana sebagai penunjang dalam kegiatan pembelajaran baik dalam kegiatan teori maupun pelaksanaan praktik. Kondisi sarana-prasarana di SMK SMSR Ubud untuk menunjang program keahliannya sampai saat ini dapat dikatakan mendekati standar yang telah ditetapkan. Sampai saat ini SMK SMSR Ubud sudah memiliki :

  1. Praktik Tata Boga : 1 ruangan
  2. Praktik Tata Hidangan : 1 ruangan
  3. Praktik Housekeeping : 1 ruangan
  4. Praktik Front Office : 1 ruangan
  5. Praktik Komputer : 1 ruangan kapasitas 23 unit Komputer dan lengkap dengan LCD Proyektor dan pendingin ruangan / AC
  6.  Ruangan Kelas Sebanyak : 16 ruangan yang terpantau CCTV lengkap dengan LCD Proyektor dan pendingin ruangan / AC 1,5 PK masing-masing 2 unit di setiap ruang kelas
  7.  Areal sekolah dimonitoring dengan kamera CCTV Sebanyak 32 channel

Selain itu seluruh guru sudah diwajibkan mengimplementasikan TIK dalam kegiatan pembelajaran minimal menggunakan PowerPoint dalam kegiatan pembelajaran di kelas dan untuk memfasilitasi siswa dalam hal kebutuhan akan akses informasi terutama media internet apakah mereka gunakan untuk sarana hiburan maupun pembelajaran seperti halnya membuat tugas maka sekolah menyediakan 6 (empat) buah akses point / sinyal wifi bersumber dari 2 (dua) buah broadband yaitu dari bantuan Jardiknas dan langganan mandiri yang masing-masing mempunyai kecepatan akses up to 50 Mbps dari jam 07.00 sampai jam 17.00. Keenam akses point yang sudah tersedia sudah dapat menjangkau seluruh area sekolah dan seluruh ruangan kelas.

Pada tanggal 8 dan 9 Agustus 2016, Program Keahlian Akomodasi Perhotelan kembali dilakukan akreditasi oleh Badan Akreditasi Propinsi Bali untuk melakukan croscek terhadap laporan dari sekolah serta keadaan riil di sekolah. Kegiatan yang berlangsung 2 hari tersebut mencocokan kondisi ideal dari 8 standar nasional pendidikan dan bagaimana penerapannya di sekolah termasuk bukti fisiknya. Setelah kegiatan tersebut maka pada tanggal 25 Oktober 2016 Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Badan Akreditasi Provinsi Sekolah/Madrasah Bali, Nomor : 536/BAP-SM/LL/X/2016 Program Akomodasi Perhotelan di SMK SMSR Ubud dinyatakan lulus akreditasi dengan predikat Terakreditasi A (Amat Baik). Sejak saat itu sekolah tidak lagi menyandang gelar terakreditasi B tetapi sudah meningkat statusnya menjadi Terakreditasi A (Amat Baik).

Dalam pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2016/2017, sekolah sudah mampu menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk mendorong siswa agar lebih giat lagi belajar dan juga dalam pelaksanaan ulangan umum semester genap tahun pelajaran 2016/2017 juga sudah menggunakan sistem komputer (Ulangan Umum Berbasis Komputer) sehingga siswa tidak dapat lagi bekerja sama, nyontek maupun kecurangan lainnya karena antara siswa 1 dengan lainnya mendapatkan soal ulangan umum yang berbeda.